Metode Tabulampot untuk Tanaman Cepat Berbuah

Metode Tabulampot untuk Tanaman Cepat Berbuah

Selasa, 13 September 2022

Tata cara tabulampot alias tumbuhan buah dalam pot telah lama digunakan dalam menanam ketika kamu hanya mempunyai lahan kecil. Tata cara ini atau metode ini untuk kamu yang tinggal di wilayah perkotaan serta memiliki kesulitan pada saat ingin bercocok tanam namun tidak memilikinya. Salah satunya yaitu dengan menciptakan lahan yang pas supaya dapat menanam buah.  

Walaupun tabulampot telah banyak yang mencobanya, tetapi bukan berarti seluruh tumbuhan buah dapat sukses berbuah pada saat kamu menggunakan cara menanam dengan metode tabulampot ini. Umumnya kegagalan dalam mempraktikkan tabulampot sebab seorang belum menguasai semacam apa metode mempraktikkan tata cara tersebut secara benar.

Cara mudah untuk tanaman buah pot metode tabulampot


Panduan Mempraktikkan Tata Cara Tabulampot


Oleh dari itu, kami hendak menolong Kamu dengan membagikan sebagian panduan berarti. Panduan ini sangat bermanfaat buat membuat proses penanaman buah memakai tata cara tabulampot sukses. Berikut penjelasannya:


1. Mengidentifikasi Tipe Tanaman

Panduan awal yang mesti Kamu perhatikan merupakan mengidentifikasi tipe tumbuhan. Ini ialah panduan saat sebelum Kamu mulai menanam buah dalam pot. Buah- buahan semacam mangga, jeruk, sawo, belimbing, dan jambu ialah kelompok buah yang hendak kilat berkembang kala Kamu menanamnya dengan tata cara ini.

Hendak namun, buat buah- buahan semacam manggis, rambutan, duku, dan kelengkeng cenderung susah berbuah. Hingga dari itu, Kamu butuh mengidentifikasi tipe tanamannya terlebih dulu. Bila tercantum yang susah berbuah, hendaknya Kamu jangan memaksakan buat menanamnya dalam pot.


2. Pemilihan Media Tanam

Dalam tabulampot, Kamu wajib mencermati media tanam. Yakinkan Kamu menguasai media tanam yang pas sebab ini berkaitan dengan kesuburan tumbuhan Kamu. Buat media tanamnya, ialah dapat berbentuk kombinasi tanah, arang, serta pupuk kompos.

Kombinasi tersebut mempunyai perbandingan yang sama besarnya. Hendak namun, kala Kamu merasa kalau media tanam yang Kamu siapkan bertabiat sangat asam, hingga Kamu bisa meningkatkan kombinasi kapur dolomit. Ini berguna buat membuat perkembangan tumbuhan jadi lebih maksimal.


3. Mempersiapkan Pot

Panduan mempraktikkan tata cara tabulampot yang ketiga merupakan siapkan pot. Ingat, mempersiapkan pot di mari bukan berarti Kamu dapat mengambil pot cocok kemauan Kamu. Kamu butuh membenarkan kalau pot tersebut mempunyai dimensi yang sesuai dengan tumbuhan.

Dimensi pot yang cocok hendak jadi aspek berarti dalam keberhasilan tata cara tanam buah dalam pot ini. Kamu dapat memakai pot yang bahannya dari plastik, tanah liat, kayu, semen, ataupun logam. Umumnya pot tersebut pula memiliki kaki selaku pemisah antara bagian dasar pot dengan tanah.


4. Melaksanakan Penyiraman Secara Rutin

Walaupun Kamu telah mempersiapkan media tanam yang baik, tetapi perihal ini pula wajib didukung dengan penyiraman yang baik pula. Kamu wajib melaksanakan penyiraman pada tumbuhan Kamu tersebut secara teratur.

Buat waktunya lumayan 2 kali satu hari, ialah pagi serta pula sore hari. Tidak hanya itu, kala Kamu memandang kalau tumbuhan telah mulai mengering hingga lekas siram. Jangan menunggu sangat lama supaya pertumbuhannya tidak mempengaruhi. Kamu dapat menyiramnya dengan gembor ataupun selang air.


5. Pangkas Tabulampot

Supaya tata cara tabulampot sukses serta kilat berbuah, hingga Kamu wajib melaksanakan pemangkasan. Di mari Kamu dapat mulai memangkas cocok dengan wujud. Silakan membiasakan antara bentuk badan tumbuhan, supaya nanti seluruh bagiannya dapat terserang cahaya matahari.


Kamu pula dapat memangkas di bagian tunas. Tujuannya buat dapat memicu bunga. Tetapi ingat, kalau metode ini boleh Kamu jalani pada dikala tumbuhan telah tua.


6. Jalani Pemupukan

Sehabis proses lebih dahulu telah Kamu lalui, hingga saat ini waktunya Kamu melaksanakan pemupukan. Sama halnya dengan proses penyiraman, pada pemupukan ini butuh Kamu jalani secara hati- hati serta disiplin.

Kamu dapat membagikan pupuk buat awal kali pada dikala tumbuhan sudah merambah umur 1 bulan. Setelah itu, Kamu dapat mulai melaksanakan proses pemupukan sebanyak 3 bulan sekali.


7. Melenyapkan Hama

Aspek yang lain yang pula mempengaruhi terhadap perkembangan tumbuhan dengan tata cara tabulampot merupakan hama. Apalagi tumbuhan yang lain yang Kamu tanam dengan tidak hanya tata cara ini juga pula berpotensi terkena hama yang dapat mempengaruhi terhadap perkembangan serta menimbulkan tumbuhan mati.

Buat itu Kamu butuh membenarkan tumbuhan Kamu tidak mempunyai hama. Penangkalan hama dapat Kamu jalani dengan teratur mensterilkan di zona tumbuhan, baik dari semak ataupun gulma.

Pada dikala tumbuhan telah terserang hama, hingga Kamu bisa memakai pestisida organik. Kamu pula butuh memangkas dahan yang telah terserang penyakit serta mensterilkan tumbuhan dari serangga. Dengan begitu perkembangan tumbuhan hendak lebih maksimal serta kilat berbuah.


8. Ubah Media Tanam dan Pot

Kala dimensi tabulampot telah membengkak, Kamu wajib lekas memindahkannya pada pot baru. Yakinkan dimensi pot tersebut pula cocok. Proses pemindahan pula dapat Kamu jalani bertepatan dengan mengubah media tanam supaya membagikan hasil secara optimal.

Kala Kamu memindah tabulampot, Kamu pula butuh memangkasnya. Pangkas di bagian daun serta batang supaya kurangi penguapan. Pangkas pula pada bagian pangkal bila telah sangat panjang sehingga media tanam tidak hingga sangat padat.




Telah Siap Buat Mempraktikkan Tata cara Tabulampot?

Sekian ulasan tentang sebagian panduan untuk Kamu yang mau mempraktikkan tata cara tabulampot dalam bercocok tanam. Saat ini Kamu dapat mencobanya di rumah buat meyakinkan sendiri gimana hasilnya dari tips- tips di atas. Selamat berupaya!